By. Ba

Surga Memang aneh tapi juga nyata bagi yang meyakininya, dan merupakan tempat yang penuh kenikmatan dan keberkahan, jika tidak ada Alqur’an dan hadits yang menjelaskan dan mensifatinya rasanya mustahil akan bisa diterima akal sehat manusia, karena dengan keterbatasan akal manusia maka sangat mustahil bisa menggambarkannya.

Aroma adalah suatu yang hanya bisa dirasakan, seperti selama kita hidup kita bisa mencium aroma berbagai macam rasa yang kita suka bahkan ada juga yang tidak kita sukai, dan begitupun diakhirat kita bisa merasakan aroma kenikmatan yang tentunya lagi-lagi mustahil bagi akal kita untuk mempercayainya, tapi hakikatanya aroma bisa dirasakan mungkin juga sebagai bentuk kenikmatan yang sering disebut nikmat akhirat.

Salah satu keajaiban yang bisa dirasakan oleh ahli surga adalah aromanya yang sudah bisa tercium dalam ratusan ribu kilometer, jadi para penguni surga akan bisa mencium bau aroma surga meski masih dalam perjalanan dalam ratusan ribu kilometer, semua itu karena betapa harumnya yang begitu kuat dan kenikmatan yang didalamnya begitu besar, meski belum tahu dimana adanya surga tersebut.

Walaupun aroma surga yang begitu kuat tetapi ada juga orang yang tidak bisa merasakan bau surga dikarenakan perbuatan dosa atau kejahatan yang begitu besar telah di lakukan selama hidupnya didunia dan saat meninggal belum bertaubat. Seperti yang diriwayatkan oleh Abdullah binAmer ra :Rasulullah saw bersabda ” Barangsiapa membunuh seseorang maka ia dijanji tidak akan bisa mencium bau surga, padahal bau surga dapat dirasakan dalam perjalanan 40 tahun. (Jawahirul Bukhari Hal 511)

Juga Rasulullah bersabda : ” Barang siapa yang membunuh maka ia tidak akan bisa mencium bau surga padahal bau surga bisa dicium dari perjalanan 40 tahun”.(Al-Kabair. Hal : 14) Ibnu Abbas ra meriwayatkan, Rasululloh saw bersabda : “Bau syurga dapat dirasakan dalam perjalanan 500 tahun. Bau syurga ini tidak dapat dicium oleh manusia yang mencari keduniaan dengan menggunakan amal akhirat”. (al-Jami’u Ash-Shaghir hal : 164 Irsyadul ibad hal : 63 Bab : riya’)

Aroma syurga takkan bisa tercium oleh pembunuh

Membunuh adalah perbuatan menghilangkan nyawa orang lain. Dan hal itu adalah dosa yang berat, yang jika ingin bertobat maka dia harus diqishas terlebih dahulu. Membunuh adalah perbuatan yang memutus harapan, cita-cita, silaturahmi seseorang secara tiba-tiba, hal tersebut bisa juga diartikan mendahului ketentuan sang pencipta yaitu Alloh. Meski hal tersebut merupakan taqdir Alloh bagi manusia yang terbunuh yaitu meninggal dengan cara dibunuh, namun hal tersebut mendahului kehendak Alloh dengan mencabut nyawa manusia tersebut.

Seorang pembunuh adalah calon penghuni neraka dan membuatnya tidak bisa mencium bau syurga yang bisa tercium dari radius 500 tahun perjalanan. Membuat nyawa terpisah dari raga adalah perbuatan yang dibenci oleh Alloh dan oleh siapa saja yang mengetahuinya. Dan membunuh juga akan menyisakan kesedihan bagi keluarga terbunuh yang ditinggalkan, karenanya dosa dari pembunuh pun akan menjadi berlipat lipat.

Bau bayi baru lahir, digambarkan sebagai bau syurga, seperti sabda rosululloh :”Bau bayi itu (berasal) dari bau syurga. (Al-Jami’u ash-shagir hal :164) Hal tersebut bukan berarti bahwa bau syurga itu seperti bau bayi baru lahir, akan tetapi bentuk kiasan bahwa bayi yang baru lahir itu suci, tidak berdosa dan jika dia mati pasti akan masuk syurga. Oleh sebab itu, keberadaan bayi baunya digambarkan sebagai bau syurga.

(sumber: Tamasya Ke Syurga, karya Ibnu Qayyim Al Jauziyyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *