TERTIB SHOLAT

Berikut kami tampilkan tertib sholat dan mengerjakanya. Adapun jika terdapat perbedaan dari hal gerakan maupun pelafalan sholat, maka itu akan di bahas pada pertemuan berikutnya. Tertib sholat ini merupakan ringkasan bagi siapapun yang mau belajar sholat, sehingga diharapkan dapat memudahkan praktek sholat.

 

Hadits Rasulullah Shallalhu 'Alaihi Wassalam:

Bahwa Rasulullah saw. masuk masjid. Lalu seorang lelaki masuk dan melakukan sholat. Setelah selesai ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah saw. Beliau menjawab salamnya lalu bersabda: Ulangilah sholatmu, karena sesungguhnya engkau belum sholat. Lelaki itu kembali sholat seperti sholat sebelumnya. Setelah sholatnya yang kedua ia mendatangi Nabi saw. dan memberi salam. Rasulullah saw. menjawab: Wa'alaikas salam. Kemudian beliau bersabda lagi: Ulangilah sholatmu, karena sesungguhnya engkau belum sholat. Sehingga orang itu mengulangi sholatnya sebanyak tiga kali. Lelaki itu berkata: Demi Zat yang mengutus Anda dengan membawa kebenaran, saya tidak dapat mengerjakan yang lebih baik daripada ini semua. Ajarilah saya. Beliau bersabda: Bila engkau melakukan sholat, bertakbirlah. Bacalah bacaan dari Alquran yang engkau hafal. Setelah itu rukuk hingga engkau tenang dalam rukukmu. Bangunlah hingga berdiri tegak. Lalu bersujudlah hingga engkau tenang dalam sujudmu. Bangunlah hingga engkau tenang dalam dudukmu. Kerjakanlah semua itu dalam seluruh sholatmu.

(Shahih Muslim No.602)

 

  1. Berdiri dan menghadap ke Baitullah serta berniat sholat (tanpa perlu melafadzkannya).
  2. Membuka shalat dengan takbiratul ihram.
  3. Mengangkat kedua tangan sambil meluruskan jari jemarinya, tidak merenggangkannya dan tidak pula menggenggamnya. Mengangkat kedua tangan itu sejajar bahu atau sejajar kedua daun telinga. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri. Meletakkan tangan kanan di atas punggung telapak tangan atau pergelangan tangan atau lengan tangan. Meletakkan kedua tangan di atas dada. Dilarang meletakkan tangan di atas lambung (rusuk). Menundukkan kepalanya dan mengarahkan pandangannya ke tanah. Membaca doa iftitah. Membaca ta'awudz.
  4. Membaca Al Fatihah dan memotongnya ayat demi ayat, Mengucapkan amin.
  5. Membaca surat.
  6. Setelah selesai maka berhenti sejenak.
  7. Bertakbir dengan mengangkat kedua tangan sebagaimana ketika takbiratul ihram.
  8. Ruku' :
  9. Meletakkan kedua telapak tangan di atas kedua lutut dengan memegang erat kedua lutut dan merenggangkan jari jemari. Membengkokkan kedua sikunya dari kedua samping badannya. Meluruskan punggung. Tidak menundukkan kepala dan tidak mengangkat kepala. Wajib thuma'ninah dalam ruku'.
  10. Membaca doa ruku'. Dilarang membaca Al Qur'an di dalam ruku' dan sujud.
  11. I'tidal dari ruku' : Mengangkat punggung dari ruku'. Mengangkat kedua tangan dengan cara - cara yang telah diterangkan pada takbiratul ihram.
  12. Meluruskan kedua tangan, punggung, hingga tulang - tulang kembali ke persendiannya.
  13. Membaca bacaan ketika i'tidal. Thuma'ninah ketika i'tidal.
  14. Mengucapkan takbir lalu turun untuk sujud
  15. Sujud :
  • Menetapkan kening, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan ujung - ujung jari kedua kaki ke tanah. Merapatkan jari-jari kedua telapak tangan serta mengarahkannya ke kiblat.

  • Meletakkan kedua telapak tangan setentang dengan kedua bahu atau setentang kedua telinga.
  • Menghadapkan ujung-ujung jari-jemari ke arah kiblat.Merekatkan kedua tumit dan menegakkan kedua kaki. Tidak mendudukkan kedua siku ke lantai tetapi mengangkat kedua siku dari lantai dan menjauhkannya dari kedua sisi tubuh. Thuma'ninah di dalam sujud.
  • Membaca doa sujud. Dilarang membaca Al Qur'an di dalam sujud.

16. Bangkit dari sujud sambil mengucapkan takbir hingga duduk lurus.

17. Duduk iftirasy :

Membentangkan kaki kiri lalu duduk di atasnya dengan tenang, mendirikan kaki kanannya dan menghadapkan jari-jemari kakinya ke arah kiblat. Berthuma'ninah. Membaca bacaan di antara dua sujud.

18. Mengucapkan takbir lalu sujud untuk sujud yang kedua hingga tulang-tulang persendian menjadi tenang.

19. Duduk Istirahat.

20. Bangkit dengan bertelekan pada tanah untuk raka'at kedua. Mengucapkan takbir.

21. Bangkit dengan bertelekan pada tanah untuk raka'at keempat. Mengucapkan takbir.

22. Bangkit dengan bertelekan pada tanah untuk raka'at ketiga. Mengucapkan takbir.

23. Mengucap takbir lalu duduk untuk tasyahhud awal :

Untuk shalat dua raka'at - seperti shalat subuh - duduk iftirasy sebagaimana duduk diantara dua sujud. Meletakkan telapak tangan kanan di atas paha (dalam riwayat yang lain : lutut) yang sebelah kanan dan meletakkan telapak tangan kiri di atas paha (dalam sebuah riwayat : lutut) yang sebelah kiri. Menggenggam jari-jemari telapak tangan yang sebelah kanan semuanya lalu menunjuk kearah kiblat dengan jari telunjuk sambil mengarahkan pandangan kepadanya. Meletakkan ibu jari di atas jari tengah. Menggerak-gerakkan jari telunjuk.

24. Mengucap takbir lalu duduk untuk tasyahhud akhir :

Duduk dengan duduk tawaruk. Menegakkan kaki kanannya. Meletakkan telapak tangan kanan di atas paha (dalam riwayat yang lain : lutut) yang sebelah kanan dan meletakkan telapak tangan kiri di atas paha (dalam sebuah riwayat : lutut) yang sebelah kiri. Menggenggam jari-jemari telapak tangan yang sebelah kanan semuanya lalu menunjuk kearah kiblat dengan jari telunjuk sambil mengarahkan pandangan kepadanya. Meletakkan ibu jari di atas jari tengah. Menggerak-gerakkan jari telunjuk.

25. Membaca bacaan tasyahhud.

26. Membaca bacaan salawat.

27. Membaca doa sebelum salam.

28. Mengucapkan salam ke sebelah kanan sehingga menampakkan pipi yang sebelah kanan.

29. Mengucapkan salam ke sebelah kiri sehingga kelihatan pipi yang sebelah kiri.

30. Doa setelah sholat.

 

????? ????? ?????????